Cara Cepat Membuat File Swap di Linux

Swap adalah ruang pada disk yang digunakan ketika jumlah memori RAM fisik penuh. Ketika sistem Linux kehabisan RAM, halaman yang tidak aktif akan dipindahkan dari RAM ke ruang swap.

Swap space dapat berbentuk partisi swap khusus atau file swap. Dalam kebanyakan kasus, ketika menjalankan Linux pada mesin virtual, partisi swap tidak ada sehingga satu-satunya pilihan kita adalah membuat file swap.

Diharapkan Anda membuka konsol terminal distribusi Linux untuk mengikuti panduan di halaman ini agar Anda lebih memahami cara membuat File Swap” di Linux terminal.

Kami juga sarankan Anda untuk menguji setiap tutorial atau panduan apapun yang ada di Internet di virtual machine (vmware atau virtualbox) sebelum menerapkan ke server produksi, agar tidak mengacaukan sistem yang aktif berjalan ketika ada kesalahan.

Anda bisa melihat cara installasi VMware di” Ubuntu dan” CentOS, dan VirtualBox di” Ubuntu,” Fedora,” dan” CentOS

Tutorial ini telah diuji pada sistem Linux dengan Ubuntu 18.04 dan CentOS 7 tetapi harus bekerja dengan distribusi Linux lainnya.

*Cara Membuat File Swap*

Ikuti langkah-langkah ini untuk menambahkan 1GB swap ke server. Jika Anda ingin menambahkan 2GB, ganti 1G dengan 2G.

1. Membuat File yang akan kita gunakan untuk Swap

sudo fallocate -l 1G /swapfile

Jika fallocate tidak terinstal atau jika Anda mendapatkan pesan kesalahan yang mengatakan fallocate failed: Operation not supported maka Anda dapat menggunakan perintah berikut untuk membuat file swap:

sudo dd if=/dev/zero of=/swapfile bs=1024 count=1048576

2. Tetapkan izin agar hanya root yang dapat menulis dan membaca file swap. Untuk mengatur jenis izin yang tepat gunakan perintah :

sudo chmod 600 /swapfile

3. Siapkan area swap Linux. Gunakan utilitas mkswap untuk mengatur file sebagai area swap Linux

sudo mkswap /swapfile

4. Aktifkan file swap dengan perintah berikut:

sudo swapon /swapfile

Untuk membuat perubahan permanen, buka file /etc/fstab dan tambahkan baris berikut:

sudo nano /etc/fstab

/swapfile swap swap defaults 0 0

5. Verifikasi status swap. Untuk memverifikasi bahwa swap aktif, kita dapat menggunakan swapon atau perintah free seperti yang ditunjukkan di bawah ini:

sudo swapon –show

NAME TYPE SIZE USED PRIO /swapfile file 1024M 507.4M -1

sudo free -h

total used free shared buff/cache available Mem: 488M 158M 83M 2.3M 246M 217M Swap: 1.0G 506M 517M

*Sesuaikan nilai swappiness*

Swappiness adalah properti kernel Linux yang menentukan seberapa sering sistem akan menggunakan ruang swap. Swappiness dapat memiliki nilai antara 0 dan 100.

Nilai yang rendah akan membuat kernel mencoba menghindari bertukar kapan pun memungkinkan, sementara nilai yang lebih tinggi akan membuat kernel menggunakan ruang swap lebih agresif.

Nilai swappiness default adalah 60. Anda dapat memeriksa nilai swappiness saat ini dengan mengetik perintah cat berikut

cat /proc/sys/vm/swappiness

60

Sementara, nilai swappiness 60 sudah cukup untuk komputer Desktop, untuk server produksi Anda mungkin perlu menetapkan nilai yang lebih rendah.

Misalnya, untuk mengatur nilai swappiness ke 10, ketik:

sudo sysctl vm.swappiness=10

Untuk membuat parameter ini permanen, tambahkan baris berikut ke file /etc/sysctl.conf:

sudo nano” /etc/sysctl.conf

vm.swappiness=10

Nilai swappiness optimal tergantung pada beban kerja sistem Anda dan bagaimana memori digunakan. Anda harus menyesuaikan parameter ini sedikit demi sedikit untuk menemukan nilai optimal yang sesuai dengan kebutuhan Anda.

*Cara menghapus Swap File*

Jika karena suatu alasan Anda ingin menonaktifkan dan menghapus file swap, ikuti langkah-langkah ini:

Pertama, nonaktifkan swap dengan menggunakan perintah berikut:

sudo swapoff -v /swapfile

Hapus entri file swap /swapfile swap swap defaults 0 0 dari file /etc/fstab.

Terakhir hapus file swapfile dengan perintah rm:

sudo rm /swapfile

*Kesimpulan*

Anda telah belajar cara membuat file swap dan mengaktifkan dan mengkonfigurasi ruang swap pada sistem Linux Anda.

Leave a Reply

Your email address will not be published.