Kustomisasi Linux Terminal Menggunakan Linux Screen

Pernahkah Anda menghadapi situasi di mana Anda melakukan pekerjaan yang berjalan lama pada mesin jarak jauh dan tiba-tiba koneksi Anda terputus?, Sesi SSH kemudian diakhiri dan pekerjaan Anda hilang.

Dengan kondisi Internet di Indonesia yang sekarang (terutama di daerah yang jauh dari kota) Ya, itu telah terjadi pada kita semua di beberapa titik, bukan? Untungnya, ada utilitas bernama screen” yang memungkinkan kita untuk melanjutkan sesi tanpa menutup jendela yang telah terputus koneksinya.

Screen atau GNU Screen adalah terminal multiplexer. Dengan kata lain, Anda dapat memulai sesi layar dan kemudian membuka sejumlah jendela (terminal virtual) di dalam sesi tersebut. Proses yang berjalan di Layar akan terus berjalan ketika jendelanya tidak terlihat (berjalan di/ background/) atau ketika koneksi Internet Anda terputus.

*Install Linux Screen*

Paket screen ” sudah diinstal pada sebagian besar distro Linux saat ini. Anda dapat memeriksa apakah screen diinstal pada sistem Anda dengan mengetik:

screen –version

Screen version 4.06.02 (GNU) 23-Oct-17

Jika memang ada situasi dimana tidak terpasang aplikasi screen di sistem, Anda dapat menginstalnya dengan mudah menggunakan pengelola paket distro.

-Install Linux Screen di Ubuntu dan Debian-

sudo apt install screen

-Install Linux Screen di CentOS dan Fedora-

sudo yum install screen

*Memulai Linux Screen*

Untuk memulai sesi screen, cukup ketik screen di konsol Anda:

screen

Perintah ini akan membuka sesi screen, membuat jendela baru dan memulai shell di jendela tersebut.

Sekarang Anda telah membuka sesi screen, Anda bisa mendapatkan daftar perintah dengan mengetik:

Ctrl+a” ?

*Memberi Nama Pada Sesi yang Berjalan*

Sesi yang memiliki nama sangat berguna ketika Anda menjalankan beberapa sesi screen. Untuk membuat sesi bernama, jalankan perintah screen dengan argumen berikut:

screen -S session_name

Selalu merupakan ide yang baik untuk memilih nama sesi deskriptif sesuai dengan pekerjaan yang Anda lakukan.

*Bekerja dengan Jendela Linux Screen*

Ketika Anda memulai sesi screen baru secara default, ia menciptakan satu jendela dengan sebuah shell di dalamnya.

Anda dapat memiliki banyak jendela di dalam sesi screen.

Untuk membuat jendela baru dengan tipe shell Ctrl+a” c, nomor pertama yang tersedia dari kisaran 0…9 akan diberikan untuk sesi yang aktif tersebut.

Berikut adalah beberapa perintah paling umum untuk mengelola jendela Linux Screen :

· Ctrl+a” c Buat jendela baru (dengan shell) · Ctrl+a” “” Melihat daftar semua jendela · Ctrl+a”  Beralih ke jendela 0 (dengan nomor) · Ctrl+a” A Ubah nama jendela saat ini · Ctrl+a” S Pisahkan panel saat menjadi dua panel secara horizontal · Ctrl+a” | Membagi panel saat menjadi dua panel secara vertikal · Ctrl+a” tab Alihkan fokus input ke panel berikutnya · Ctrl+a” Ctrl+a Beralih antara panel saat ini dan sebelumnya · Ctrl+a” Q Tutup semua panel kecuali yang sekarang · Ctrl+a” X Tutup panel saat ini

*Detach dari Sesi Linux Screen*

Anda dapat detach dari sesi screen kapan saja dengan mengetik:

Ctrl+a” d

Program yang berjalan di sesi screen akan terus berjalan walau”  Anda detach dari sesi.

*Reattach Linux Screen*

Untuk melanjutkan kembali sesi screen, gunakan perintah berikut:

screen -r

Jika memiliki beberapa sesi screen yang berjalan pada terminal, Anda harus menambahkan ID sesi screen setelah r switch.

Untuk menemukan ID sesi, daftar sesi screen berjalan saat ini dengan:

screen -ls

There are screens on: 10835.pts-0.linux-desktop (Detached) 10366.pts-0.linux-desktop (Detached) 2 Sockets in /run/screens/S-linux.

Jika Anda ingin mengembalikan layar 10835.pts-0, ketikkan perintah berikut:

screen -r 10835

*Kustomisasi Linux Screen*

Ketika layar dimulai, ia membaca parameter konfigurasinya dari /etc/screenrc dan ~/.screenrc jika file ada. Kita dapat mengubah pengaturan Layar default sesuai dengan preferensi kita sendiri menggunakan file .screenrc.

Berikut ini contoh konfigurasi ~/.screenrc” dengan baris status yang disesuaikan dan beberapa opsi tambahan:

# Turn off the welcome message startup_message off

# Disable visual bell vbell off

# Set scrollback buffer to 10000 defscrollback 10000

# Customize the status line hardstatus alwayslastline hardstatus string ‘%{= kG}[ %{G}%H %{g}][%= %{= kw}%?%-Lw%?%{r}(%{W}%n*%f%t%?(%u)%?%{r})%{w}%?%+Lw%?%?%= %{g}][%{B} %m-%d %{W}%c %{g}]’

 

*Penggunaan Dasar Linux Screen*

Berikut adalah langkah-langkah paling mendasar untuk memulai dengan Linux screen:

1. Pada command prompt, ketik” screen. 2. Jalankan program yang diinginkan. 3. Gunakan urutan tombol Ctrl-a” +” Ctrl-d untuk melepaskan dari sesi screen. 4. Reattach ke sesi screen dengan mengetikkan screen -r.

*Kesimpulan*

Dalam tutorial ini, Anda belajar cara menggunakan Gnu Screen. Sekarang Anda dapat mulai menggunakan utilitas screen dan membuat beberapa jendela screen dari satu sesi, bernavigasi di antara jendela, lepaskan dan lanjutkan sesi screen dan mempersonalisasi terminal layar Anda menggunakan file .screenrc.

Ada banyak lagi yang bisa dipelajari tentang Layar Gnu di halaman Panduan Pengguna screen” dengan mengetik.

man screen

Leave a Reply

Your email address will not be published.