Perintah Echo di Linux dan Contoh Perintah Echo

Perintah echo adalah salah satu perintah yang paling mendasar dan sering digunakan di Linux. Perintah echo mencetak string yang akan di proses sebagai argumen ke output standar.

Echo biasanya digunakan dalam skrip shell untuk menampilkan pesan atau menampilkan hasil dari perintah lain.

Diharapkan Anda membuka konsol terminal distribusi Linux untuk mengikuti panduan di halaman ini agar Anda lebih memahami cara kerja perintah echo di Linux terminal.

Kami juga sarankan Anda untuk menguji setiap tutorial atau panduan apapun yang ada di Internet di virtual machine (vmware atau virtualbox) sebelum menerapkan ke server produksi, agar tidak mengacaukan sistem yang aktif berjalan ketika ada kesalahan.

Anda bisa melihat cara installasi VMware di” Ubuntu dan” CentOS, dan VirtualBox di” Ubuntu,” Fedora,” dan” CentOS

*Apa itu Perintah echo*

Echo adalah shell bawaan di Bash dan sebagian besar shell populer lainnya seperti Zsh dan Ksh. Perilakunya sedikit berbeda di antara tergantung kernel sistem operasi. Ada juga utilitas mandiri /usr/bin/echo, tetapi biasanya versi bawaan shell akan diutamakan. Kami akan membahas versi Bash bawaan dari echo.

Sintaks untuk perintah echo adalah sebagai berikut:

echo [-neE] [ARGUMENTS]

· Ketika opsi -n ditentukan, baris kosong sebelum perintah echo di jalankan akan di hilangkan. · Jika opsi -e ditentukan, karakter backslash-escape berikut akan di terjemahkan :

· \\ – Menampilkan karakter garis miring terbalik. · \a – Lansiran (BEL) · \b – Menampilkan karakter backspace. · \c – Menekan output lebih lanjut · \e – Menampilkan escape karakter. · \f – Menampilkan karakter umpan formulir. · \n – Menampilkan baris baru. · \r – Menampilkan carriage return. · \t – Menampilkan tab horizontal. · \v – Menampilkan tab vertikal.

· Opsi -E menonaktifkan interpretasi karakter escape. Ini adalah standarnya.

Ada beberapa poin yang perlu dipertimbangkan saat menggunakan perintah Echo :

· Shell akan mengganti semua variabel, pencocokan wildcard, dan karakter khusus sebelum meneruskan argumen ke perintah echo. · Meskipun tidak perlu, itu adalah praktik pemrograman yang baik untuk melampirkan argumen yang diteruskan ke perintah gema dalam tanda kutip ganda atau tunggal. · Saat menggunakan tanda kutip tunggal (”) nilai literal dari setiap karakter yang disertakan dalam tanda kutip akan dipertahankan. Variabel dan perintah tidak akan diperluas.

*Contoh Perintah Echo*

Contoh berikut akan memberi pandangan yang luas tentang cara menggunakan perintah echo :

-Tampilkan baris teks pada output standar.-

echo Halo, Selamat datang !

*output :*

Halo, Selamat datang !

-Tampilkan satu baris teks yang berisi kutipan ganda.-

Untuk mencetak kutipan ganda, lampirkan dalam tanda kutip tunggal atau lepas dengan karakter backslash.

echo ‘Halo “Pembaca sekalian”‘

echo “Halo \”Pembaca sekalian\””

*output :*

Halo “Pembaca sekalian”

-Tampilkan baris teks yang berisi kutipan tunggal.-

Untuk mencetak satu kutipan, sertakan dalam kutip ganda atau gunakan Kutipan ANSI-C.

echo “I don’t know itu artinya saya tidak tahu.”

echo $’I don\’t know itu artinya saya tidak tahu.’

*output :*

I don’t know itu artinya saya tidak tahu.

-Tampilkan pesan yang berisi karakter khusus.-

Gunakan opsi -e untuk mengaktifkan interpretasi karakter escape.

echo -e “Selamat datang di linuxid.net\n\t- Admin linuxid”

*output :*

Selamat datang di linuxid.net ”  ”  ”  ” – Admin linuxid

-Pencocokan Pola Wildcard-

Perintah echo dapat digunakan dengan karakter yang cocok dengan pola, seperti karakter wildcard. Misalnya, perintah di bawah ini akan menampilkan nama semua file .php di direktori saat ini.

echo ini adalah semua file PHP: *.php

*output” *

ini adalah semua file PHP: index.php contact.php functions.php

Jika output seperti ini :

ini adalah semua file PHP: *.php

Berarti di dalam direktori kerja saat ini tidak ada file dengan ekstensi .php

-Redirect ke file Alih-alih menampilkan output di layar-

Anda dapat mengarahkan kembali ke file menggunakan” operator” >, >>.

echo -e ‘Harusnya aku yang disana, dampingimu dan bukan dia. \Armada’ >> /tmp/file.txt

Jika file.txt belum ada, maka perintah echo akan membuatnya. Saat menggunakan operator” >, jika file.txt ada, maka file akan ditimpa, sedangkan operator” >> hanya akan menambahkan output ke file.

Untuk melihat file yang baru Anda buat dengan perintah di atas, gunakan perintah cat.

cat /tmp/file.txt

Harusnya aku yang disana, dampingimu dan bukan dia. Armada

-Menampilkan variabel-

echo juga dapat menampilkan variabel. Dalam contoh berikut, kami akan mencetak nama pengguna yang saat ini masuk

echo $USER

$USER adalah variabel shell yang menampung nama pengguna.

Menampilkan output dari suatu perintah

Dengan menggunakan ekspresi $(perintah) untuk memasukkan output perintah dalam argumen echo. Perintah berikut akan menampilkan tanggal saat ini dengan format bulan/tanggal/tahun :

echo “Sekarang tanggal: $(date +%D)”

Sekarang tanggal: 04/03/19

-Ubah Warna Menggunakan Echo-

Gunakan urutan ANSI escape untuk mengubah warna latar depan dan latar belakang atau mengatur properti teks seperti garis bawah dan tebal.

echo -e “\033[1;37mWARNA PUTIH” echo -e “\033[0;30mWARNA HITAM” echo -e “\033[0;34mWARNA BIRU” echo -e “\033[0;32mWARNA HIJAU” echo -e “\033[0;36mWARNA CYAN” echo -e “\033[0;31mWARNA MERAH” echo -e “\033[0;35mWARNA UNGU” echo -e “\033[0;33mWARNA KUNING” echo -e “\033[1;30mWARNA ABU-ABU”

Silahkan Anda coba di Terminal Linux dan lihat hasilnya.

*Kesimpulan*

Sekarang Anda harus memiliki pemahaman yang baik tentang cara kerja perintah echo.

Leave a Reply

Your email address will not be published.