Kumpulan Perintah Untuk Manajemen Apache HTTP Server

Apache HTTP Server adalah server web paling populer di dunia. Apache adalah server HTTP gratis, open source, dan lintas platform yang menyediakan fitur canggih yang dapat diperluas dengan berbagai macam modul.

Jika Anda developer atau administrator sistem, kemungkinan Anda berurusan dengan Apache secara teratur.

Dalam panduan ini, kita akan membahas perintah-perintah Apache yang paling penting dan paling sering digunakan termasuk start, stop, dan restart Apache.

*Sebelum mulai*

Semua perintah dalam panduan ini mengasumsikan bahwa Anda masuk sebagai root atau pengguna dengan hak akses sudo. Perintah ini dapat bekerja pada distribusi Linux modern seperti Ubuntu 18.04,” CentOS 7″ dan” Debian 9.

Di Ubuntu dan Debian, layanan Apache bernama apache2, sedangkan di sistem berbasis Red Hat seperti CentOS, nama layanan Apache adalah httpd.

Jika menjalankan CentOS, ganti apache2 dengan httpd pada perintah di bawah ini.

*Start Layanan Apache*

Memulai layanan Apache sangat sederhana. Cukup ketik perintah berikut.

sudo systemctl start apache2

Jika perintah berhasil, maka perintah tidak akan menghasilkan output apa pun.

Jika menjalankan distribusi Linux yang lebih lama tanpa systemd, untuk memulai Apache, jalankan perintah berikut :

sudo service start apache2

Alih-alih memulai layanan Apache secara manual, sebaiknya Anda mulai menjalankannya pada saat boot sistem:

sudo systemctl enable apache2

*Stop Layanan Apache*

Menghentikan Apache akan dengan cepat mematikan proses Apache dan semua /child process/” ,bahkan jika masih ada koneksi terbuka.

Untuk menghentikan Apache, jalankan salah satu dari perintah berikut:

sudo systemctl stop apache2 sudo service stop apache2

*Restart Layanan Apache*

Opsi restart adalah cara cepat untuk menghentikan dan kemudian memulai server Apache.

Gunakan salah satu dari perintah berikut untuk restart layanan Apache:

sudo systemctl restart apache2 sudo service restart apache2

Ini adalah perintah yang mungkin paling sering Anda gunakan.

*Reload Apache*

Anda perlu reload atau restart Apache setiap kali membuat perubahan pada konfigurasinya.

Saat reload, proses apache akan mematikan /child processes/, memuat konfigurasi baru, dan memulai lagi /child processes” /dengan konfigurasi baru.

Untuk reload Apache, gunakan salah satu dari perintah berikut:

sudo systemctl reload apache2 sudo service reload apache2

*Tes” Konfigurasi Apache*

Setiap kali membuat perubahan pada file konfigurasi server Apache, ada baiknya untuk menguji konfigurasi sebelum melakukan restart atau reload layanan Apache.

Gunakan perintah berikut untuk menguji konfigurasi Apache untuk setiap sintaks atau kesalahan sistem:

sudo apachectl -t

Outputnya akan terlihat seperti ini.

Syntax OK

Jika ada kesalahan, perintah akan mencetak pesan terperinci.

*Lihat Status Apache*

Untuk memeriksa status layanan Apache, gunakan perintah berikut

sudo systemctl status apache2

Outputnya akan terlihat seperti di bawah ini:

“— apache2.service – The Apache HTTP Server Loaded: loaded (/lib/systemd/system/apache2.service; enabled; vendor preset: Drop-In: /lib/systemd/system/apache2.service.d “””””€apache2-systemd.conf Active: active (running) since Wed 2019-05-29 21:16:55 UTC; 6s ago Process: 938 ExecStop=/usr/sbin/apachectl stop (code=exited, status=0/SUCCESS) Process: 956 ExecStart=/usr/sbin/apachectl start (code=exited, status=0/SUCCES Main PID: 997 (apache2) Tasks: 55 (limit: 1152) CGroup: /system.slice/apache2.service “”œ””€ 997 /usr/sbin/apache2 -k start “”œ””€ 999 /usr/sbin/apache2 -k start “””””€1000 /usr/sbin/apache2 -k start

*Periksa Versi Apache*

Kadang perlu juga mengetahui versi Apache yang terinstall agar dapat men-debug masalah atau menentukan apakah fitur tertentu tersedia.

Untuk dapat memeriksa versi Apache, jalankan perintah berikut :

sudo apache2 -v

Server version: Apache/2.4.29 (Ubuntu) Server built: 2019-04-03T13:22:37

Opsi -V ( V dalam huruf besar) akan menampilkan versi Apache bersama dengan opsi konfigurasi.

sudo apache2 -V

*Kesimpulan*

Dalam panduan ini, kami telah menunjukkan beberapa perintah Apache yang paling penting. Jika ingin mempelajari lebih lanjut tentang baris perintah Apache, kunjungi dokumentasi Apache

Leave a Reply

Your email address will not be published.