Tutorial Install dan Konfigurasi Java di Debian 10 Linux

Dalam tutorial ini, kami akan menjelaskan cara menginstal Java (OpenJDK) pada Debian 10 Linux.

Java adalah salah satu bahasa pemrograman paling populer yang digunakan untuk membangun berbagai jenis aplikasi dan sistem. Aplikasi yang dikembangkan di Java sangat scalable, fleksibel, dan dapat mudah dipelihara.

*Sebelum Mulai*

Ada dua implementasi yang berbeda dari Java, OpenJDK dan Oracle Java dengan hampir tidak ada perbedaan di antara mereka, kecuali Oracle Java memiliki beberapa fitur komersial tambahan. License Oracle Java hanya mengizinkan penggunaan non-komersial dari perangkat lunak, seperti penggunaan pribadi dan penggunaan pengembangan.

Repositori” default Debian 10 mencakup dua paket Java yang berbeda, Java Runtime Environment (JRE) dan Java Development Kit (JDK). JRE termasuk Java virtual machine (JVM), class dan binary yang memungkinkan Anda untuk menjalankan program Java. Pengembang Java harus menginstal JDK yang mencakup JRE dan alat development/debugging dan libraries yang diperlukan untuk membangun aplikasi Java.

Jika Anda tidak yakin paket Java mana yang akan diinstal, rekomendasi umum adalah tetap menggunakan versi default OpenJDK (JDK 11). Beberapa aplikasi berbasis Java mungkin memerlukan versi Java tertentu, jadi Anda harus membaca dokumentasi aplikasi.

*Install OpenJDK 11 di” Debian 10*

OpenJDK 11, implementasi open source Platform Java adalah pengembangan dan runtime Java default di Debian 10, Buster.

Jalankan perintah berikut sebagai pengguna dengan hak akses sudo atau root untuk memperbarui indeks paket dan menginstal paket JDK OpenJDK 11:

sudo apt update sudo apt install default-jdk

Setelah instalasi selesai, Anda dapat memverifikasinya dengan memeriksa versi Java:

java -version

Outputnya akan terlihat seperti ini:

openjdk version “11.0.3” 2019-04-16 OpenJDK Runtime Environment (build 11.0.3+7-post-Debian-5) OpenJDK 64-Bit Server VM (build 11.0.3+7-post-Debian-5, mixed mode, sharing)

Pada poin ini, Anda telah berhasil menginstal Java pada sistem Debian Anda.

JRE termasuk dalam paket JDK. Jika Anda hanya perlu JRE, instal paket default-jre.

*Install OpenJDK 8 di Debian 10*

Pada saat penulisan, Java LTS versi 8 sebelumnya tidak tersedia di repositori resmi Debian Buster.

Kita akan mengaktifkan repositori AdoptOpenJDK yang menyediakan paket prebuilt OpenJDK.

1. Mulail dengan memperbarui daftar paket dan menginstal dependensi yang diperlukan untuk menambahkan repositori baru melalui HTTPS:

sudo apt update sudo apt install apt-transport-https ca-certificates wget dirmngr gnupg software-properties-common

2. Impor GPG key repositori menggunakan perintah wget berikut:

wget -qO – https://adoptopenjdk.jfrog.io/adoptopenjdk/api/gpg/key/public | sudo apt-key add –

3. Tambahkan repositori APT AdoptOpenJDK ke sistem Anda:

sudo add-apt-repository –yes https://adoptopenjdk.jfrog.io/adoptopenjdk/deb/

4. Setelah repositori diaktifkan, perbarui source apt dan instal Java 8 menggunakan perintah berikut:

sudo apt update sudo apt install adoptopenjdk-8-hotspot

5. Terakhir, verifikasi instalasi dengan memeriksa versi Java:

java -version

Outputnya akan terlihat seperti ini:

openjdk version “1.8.0_212″ OpenJDK Runtime Environment (AdoptOpenJDK)(build 1.8.0_212-b04) OpenJDK 64-Bit Server VM (AdoptOpenJDK)(build 25.212-b04, mixed mode)

*Tetapkan versi default Java di” Debian 10*

Jika memiliki beberapa versi Java yang diinstal pada sistem Debian, Anda dapat memeriksa versi apa yang ditetapkan sebagai versi default dengan mengetik:

java -version

Untuk mengubah versi default gunakan perintah update-alternatives:

sudo update-alternatives –config java

Outputnya akan terlihat seperti di bawah ini:

There are 2 choices for the alternative java (providing /usr/bin/java).

Selection Path Priority Status ———————————————————— * 0 /usr/lib/jvm/java-11-openjdk-amd64/bin/java 1111 auto mode 1 /usr/lib/jvm/adoptopenjdk-8-hotspot-amd64/bin/java 1081 manual mode 2 /usr/lib/jvm/java-11-openjdk-amd64/bin/java 1111 manual mode

Press to keep the current choice[*], or type selection number:

Anda akan disajikan daftar semua versi Java yang diinstal. Masukkan nomor versi yang ingin Anda gunakan sebagai default dan tekan Enter.

*Environment Variable untuk” JAVA_HOME*

Variabel environment JAVA_HOME digunakan oleh beberapa aplikasi Java untuk menentukan lokasi instalasi Java.

Untuk mengatur environment variable JAVA_HOME, gunakan perintah update-alternatives untuk menemukan di mana Java diinstal:

sudo update-alternatives –config java

Dalam contoh ini jalur instalasi adalah sebagai berikut:

· OpenJDK 11 terletak di /usr/lib/jvm/java-11-openjdk-amd64/bin/java · OpenJDK 8 terletak di /usr/lib/jvm/adoptopenjdk-8-hotspot-amd64/bin/java

Setelah menemukan jalur instalasi Java pilihan Anda, buka file /etc/environment:

sudo nano /etc/environment

Dengan asumsi Anda ingin mengatur JAVA_HOME ke jalur OpenJDK 11, tambahkan baris berikut di akhir file:

JAVA_HOME=”/usr/lib/jvm/java-11-openjdk-amd64″

Agar perubahan berlaku pada shell Anda saat ini, Anda dapat log out dan log in kembali, atau dengan menjalankan perintah source berikut:

source /etc/environment

Verifikasi bahwa variabel JAVA_HOME telah ditetapkan dengan benar:

echo $JAVA_HOME

Anda akan melihat path (jalur) ke instalasi Java:

/usr/lib/jvm/java-11-openjdk-amd64

/etc/environment adalah file konfigurasi sistem, yang digunakan oleh semua pengguna. Jika Anda ingin mengatur variabel JAVA_HOME” per user, Anda cukup tambahkan baris di atas ke .bashrc atau file konfigurasi lain yang dimuat ketika user masuk.

*Uninstall Java*

Anda dapat uninstall Java seperti paket lain yang diinstal dengan apt.

Misalnya, untuk uninstall paket default-jdk, cukup jalankan perintah berikut:

sudo apt remove default-jdk

*Kesimpulan*

Versi LTS terbaru dari OpenJDK tersedia dalam repositori default”  Debian 10 Buster dan instalasi adalah tugas yang sederhana dan mudah.

Leave a Reply

Your email address will not be published.