Manajemen Dasar Server Apache (Start, Stop, atau Restart)

Apache HTTP Server adalah server web paling populer di dunia. Apache adalah server HTTP gratis, open source, dan lintas platform yang menyediakan fitur canggih yang dapat diperluas dengan berbagai macam modul.

Jika Anda seorang pengembang atau administrator sistem, kemungkinan Anda berurusan dengan Apache secara teratur.

Memulai, menghentikan, dan reload/memuat ulang adalah tugas yang paling umum ketika bekerja dengan server web Apache. Perintah untuk mengelola layanan Apache sedikit berbeda di seluruh distribusi Linux.

Sebagian besar distribusi Linux baru-baru ini menggunakan SystemD sebagai sistem dan layanan init default. Distribusi yang lebih lama didasarkan pada SysVinit dan menggunakan skrip init untuk mengelola layanan. Perbedaan lainnya adalah nama layanan. Di Ubuntu dan Debian, layanan Apache bernama apache2, sedangkan di sistem berbasis Red Hat seperti CentOS, nama layanannya adalah httpd.

Biasanya jika Anda terbiasa menggunakan Server berbasis debian/ubuntu Anda akan sedikit kebingungan jika menggunakan RHEL/CentOS.”  Dalam panduan ini, kami akan menjelaskan cara memulai, menghentikan, dan memulai ulang Apache pada distribusi Linux paling populer.

*Sebelum memulai*

Instruksi ini hanya dapat Anda lakukan sebagai user root atau user dengan hak akses sudo.

Unit layanan SystemD dan skrip SysVinit mengambil argumen berikut untuk mengelola layanan Apache:

· *start*: Mulai layanan Apache (sebelumnya berhenti). · *stop*: Menghentikan layanan Apache. · *restart*: Menghentikan dan kemudian memulai layanan Apache secara paksa. · *reload*: Sama seperti restart, namun perintah ini akan membuat layanan Apache berhenti dan memulai secara aman, mulai menghentikan /child processes/, memuat konfigurasi baru, dan memulai /child processes/ baru, sehingga menghindari kerusakan / tidak sinkron antara waktu data input dengan database. · *status*: Menunjukkan status layanan.

*Cara Start, Stop dan Restart Apache di Ubuntu dan Debian*

SystemD adalah sistem manajer dan layanan untuk rilis Ubuntu terbaru (18.04, 16.04) dan Debian (10, 9).

Jalankan perintah berikut untuk *start* layanan Apache:

sudo systemctl start apache2

Jalankan perintah berikut untuk *menghentikan* layanan Apache:

sudo systemctl stop apache2

Setiap kali Anda membuat perubahan pada konfigurasi Apache, Anda harus memulai kembali proses server. Jalankan perintah berikut untuk memulai kembali layanan Apache:

sudo systemctl restart apache2

Versi Ubuntu atau Debian yang lebih lama (yang sudah EOL) menggunakan skrip init.d untuk memulai, menghentikan, dan memulai ulang daemon Apache:

sudo service apache2 start sudo service apache2 stop sudo service apache2 restart

*Start, Stop dan Restart Apache di RHEL/CentOS*

Systemd is the system and service manager for RHEL/CentOS” 7″ and” 8.” Systemd adalah manajer sistem dan layanan untuk RHEL / CentOS 7 dan CentOS 8.

Start Apache service:

sudo systemctl start httpd

Stop Apache service:

sudo systemctl stop httpd

Restart Apache service:

sudo systemctl restart httpd

Jika Anda memiliki CentOS 6 (atau sebelumnya) gunakan perintah berikut untuk start, stop atau restart Apache daemon:

sudo service httpd start sudo service httpd stop sudo service httpd restart

*Kesimpulan*

Dalam panduan ini, kami telah menunjukkan kepada Anda cara start, stop, dan restart Apache web server pada berbagai sistem Linux.

Leave a Reply

Your email address will not be published.