Tutorial Konfigurasi Apache Virtual Hosts di CentOS 8

Tutorial-Konfigurasi-Apache-Virtual-Hosts-di-CentOS-8.jpg

Apache Virtual Host memungkinkan Anda menjalankan lebih dari satu situs web pada satu mesin server. Dengan Virtual Host, Anda dapat menentukan root dokumen situs (direktori yang berisi file situs web), membuat kebijakan keamanan terpisah untuk setiap situs, menggunakan berbagai sertifikat SSL dan banyak lagi.

Dalam tutorial ini, kami akan memberikan petunjuk langkah demi langkah tentang cara menyiapkan /Apache Virtual Host/ di CentOS 8 server.

*Prasyarat*

Pastikan Anda telah memenuhi prasyarat berikut sebelum melanjutkan tutorial ini:

· Memiliki nama domain yang menunjuk ke IP server publik. Kami akan menggunakan example.com. · Telah menginstal Apache dengan mengikuti instruksi ini. · Masuk sebagai root atau user dengan hak sudo.

*Buat Struktur Direktori*

Root dokumen adalah direktori tempat file situs web untuk nama domain disimpan dan menyajikan informasi sebagai tanggapan atas permintaan pengunjung. Anda dapat mengatur root dokumen ke lokasi mana pun yang Anda inginkan, dalam panduan ini kami akan menggunakan struktur direktori berikut:

/var/www/ “”œ””€””€ domain1.com “”‚” ”  “””””€””€ public_html “”œ””€””€ domain2.com “”‚” ”  “””””€””€ public_html “”œ””€””€ domain3.com “”‚” ”  “””””€””€ public_html

Pada dasarnya, kami akan membuat direktori terpisah untuk setiap domain yang ingin kami host di server kami di dalam direktori /var/www. Dalam setiap direktori ini, kami akan membuat direktori public_html yang akan menyimpan file situs web domain.

Mulai dengan membuat direktori root untuk domain example.com:

sudo mkdir -p /var/www/example.com/public_html

Untuk tujuan pengujian, buat file index.html di dalam direktori root dokumen domain.

Buka text editor nano dan buat file demo:

sudo nano /var/www/example.com/public_html/index.html

copy dan paste kode berikut

Selamat Datang

Testing VirtualHost di CentOS 8 Berhasil!

Dalam panduan ini, kami menjalankan perintah sebagai pengguna sudo dan file dan direktori yang baru dibuat secara otomatis menjadi milik root (super administrator).

Untuk menghindari masalah izin keamanan, kita akan mengubah kepemilikan direktori root dokumen domain menjadi user” apache” dengan perintah chown :

sudo chown -R apache: /var/www/example.com

*Membuat File Virtual Host*

Ada beberapa cara untuk mengatur virtual host. Anda dapat menambahkan semua directive Virtual Host dalam satu file atau membuat file konfigurasi berbeda untuk setiap Instruksi Virtual Host. Secara pribadi, saya lebih suka pendekatan kedua karena lebih bisa dipertahankan.

Secara default, Apache dikonfigurasikan untuk memuat semua file konfigurasi yang diakhiri dengan .conf dari direktori /etc/httpd/conf.d/.

Untuk membuat virtual” host untuk situs web tertentu, buka text editor pilihan Anda dan buat file konfigurasi Virtual Host dasar berikut:

sudo nano /etc/httpd/conf.d/example.com.conf

ServerName example.com ServerAlias www.example.com ServerAdmin webmaster@example.com DocumentRoot /var/www/example.com/public_html

Options -Indexes +FollowSymLinks AllowOverride All

ErrorLog /var/log/httpd/example.com-error.log CustomLog /var/log/httpd/example.com-access.log combined

· ServerName: Domain harus cocok dengan konfigurasi virtual host. ServerName harus berisi nama domain. · ServerAlias: jika Menginginkan domain menjadi www.example.com, maka gunakan ServerAlias. · DocumentRoot: Direktori tempat Apache akan melayani file domain dan juga tempat di mana Anda menyimpan file website. · Options: directives ini mengontrol fitur server mana yang tersedia di direktori tertentu. · -Indexes Mencegah Apache membuat daftar direktori. · FollowSymLinks: Opsi ini memberi tahu web server untuk mengikuti symbolic links. · AllowOverride: Menentukan directives mana yang dideklarasikan dalam file .htaccess yang dapat menimpa directives konfigurasi. · ” ErrorLog,” CustomLog” : Menentukan lokasi untuk file log.

Anda dapat memberi nama file konfigurasi sesuka hati, tetapi praktik terbaik adalah menggunakan nama domain sebagai nama file konfigurasi host virtual. Perlu di perhatikan bahwa semua file konfigurasi Apache harus berakhiran dengan ekstensi” .conf.

Uji sintaksis file konfigurasi dengan menggunakan perintah :

sudo apachectl configtest

Jika tidak ada kesalahan, maka perintah akan mengeluarkan output berikut :

Syntax OK

Untuk mengaktifkan virtual host yang baru dibuat, restart layanan Apache dengan:

sudo systemctl restart httpd

Verifikasi bahwa semuanya berfungsi seperti yang diharapkan, dengan membuka domain Anda :

*Kesimpulan*

Dalam tutorial ini, kita telah belajar cara membuat konfigurasi virtual host Apache. Anda dapat mengulangi langkah-langkah yang kami uraikan di atas dan membuat virtual” host tambahan untuk semua domain.

Jika ingin mengamankan situs web dengan sertifikat SSL gratis, Anda dapat menginstal Apache dan sertifikat SSL Let’s encrypt.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

scroll to top