Cara Install Samba Server di Debian 9 Server

Samba adalah aplikasi server yang memungkinkan Linux berbagi file dan printer dengan PC client Windows dan Linux.

*1. Share Folder Secara Penuh*

Setting Samba yang pertama ini untuk membagikan folder secara penuh, yang artinya siapa saja bisa mengakses folder yang dishare tanpa harus login dan bisa memodifikasi (tambah, ubah, hapus) isi folder tersebut.

Install Samba server.

[INPUT]

1 apt install samba -y

Buat folder share dan berikan hak akses penuh.

[INPUT]

1 2 mkdir /home/share_full chmod 777 /home/share_full

Buka file setting Samba server.

[INPUT]

1 nano /etc/samba/smb.conf

Tambah atau ubah sesuai dengan setting di bawah ini.

[INPUT]

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 # Baris 29, ubah jika ingin mengganti nama workgroup workgroup = WORKGROUP   # Tambahkan di baris paling bawah [Share Full]   path = /home/share_full   writeable = yes   guest ok = yes   guest only = yes   create mode = 0777   directory mode = 0777

Restart service smbd.

[INPUT]

1 2 systemctl restart smbd systemctl status smbd

*Pengujian Akses Samba Share Full* Pengujian akses Samba dari PC client Linux menggunakan Ubuntu 16.04 dan Nautilus.

Buka file manager Nautilus (Files). CTRL+L, ketik:

[INPUT]

1 smb://ip-server

Nautilus akses Samba server

Berhasil menampilkan folder yang dishare oleh Debian server. Klik 2x nama folder, tampil pertanyaan seperti pada gambar di bawah ini, klik *Connect*.

Login sebagai anonymous (guest) ke Samba server

Menguji akses secara penuh dengan membuat folder baru, kemudian melakukan pengecekan di Debian server apakah berhasil membuat folder baru.

Menguji membuat folder baru dari Nautilus

Pengujian akses Samba dari PC client Windows menggunakan Windows 10 dan aplikasi file manager Windows Explorer.

Buka Windows Explorer. CTRL+L, ketik:

[INPUT]

1 //ip-server

Buka folder Share Full dan coba membuat folder baru.

Windows Explorer akses Samba server

*2. Share Folder Secara Terbatas*

Setting Samba yang kedua ini mengharuskan login agar bisa mengakses folder yang dishare.

Membuat folder share_login dan group khusus untuk user yang diijinkan mengakses Samba server.

[INPUT]

1 2 3 4 groupadd smbgroup mkdir /home/share_login chgrp smbgroup /home/share_login chmod 770 /home/share_login

Buka file setting Samba.

[INPUT]

1 nano /etc/samba/smb.conf

Tambahkan setting berikut di baris paling bawah

[INPUT]

1 2 3 4 5 6 7 [Share Login]   path = /home/share_login   writeable = yes   create mode = 0770   directory mode = 0770   guest ok = no   valid users = @smbgroup

Memasukkan user yang ingin mengakses Samba server ke group khusus Samba. Selain itu memberikan password khusus Samba ke user. Lalu restart service smbd.

[INPUT]

1 2 3 usermod -aG smbgroup user smbpasswd -a user systemctl restart smbd

Membuat user untuk akses Samba server

*Pengujian Akses Samba Share Terbatas* Pengujian dari PC client Linux, akses kembali Samba server melalui Nautilus.

Klik nama folder Share Login.

Nautilus mengakses Samba server

Lalu masukkan password Samba.

Login ke Samba server

Uji membuat folder baru.

Membuat folder baru dari Nautilus

Pengujian dari PC client Windows. Akses kembali Samba server dari Windows Explorer, klik nama folder Share Login.

Windows Explorer mengakses Samba server

Masukkan username dan password user Samba.

Windows Explorer login ke Samba server

Uji membuat folder baru.

Membuat folder baru dari Windows Explorer

Selamat mencoba 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published.