Cara Install DNS Server di Debian 9 Server

*Domain Name System (DNS)* adalah sistem yang menyimpan informasi tentang nama domain dan IP address, secara sederhanya seperti buku alamat internet. Pengguna internet mengakses website dengan cara mengakses nama domain melalui web browser. Sementara web browser berinteraksi dengan web server dengan menggunakan IP address. Nah, di sini DNS bertugas untuk menerjemahkan nama domain menjadi IP address atau sebaliknya sehingga web browser bisa menampilkan halaman website.

*0. Install DNS Server*

Di tutorial ini kita akan membuat nama domain *wordpress.oke* untuk diakses melalui jaringan lokal. IP address server yang digunakan adalah *192.168.100.1*.

Install aplikasi DNS server *bind9*.

[INPUT]

1 apt install bind9 dnsutils

Masuk ke direktori konfigurasi bind dan buka file konfigurasi *named.conf.options*.

[INPUT]

1 2 cd /etc/bind nano named.conf.options

Tambah dan ubah menjadi seperti di bawah ini.

[INPUT]

1 2 3 4 5 listen-on-v6 { none; }; listen-on port 53 { localhost; 192.168.100.0/24; }; allow-query { localhost; 192.168.100.0/24; }; forwarders { 8.8.8.8; 1.1.1.1; }; recursion yes;  

File konfigurasi named.conf.options

Buka file konfigurasi *named.conf.local*.

[INPUT]

1 nano named.conf.local

Tambahkan di baris paling bawah.

[INPUT]

1 2 3 4 5 6 7 8 9 zone “wordpress.oke” {   type master;     file “/etc/bind/forward.wordpress.oke”; };   zone “100.168.192.in-addr.arpa” {   type master;     file “/etc/bind/reverse.wordpress.oke”; };  

File konfigurasi named.conf.local

Selanjutnya membuat file konfigurasi *forward.wordpress.oke*.

[INPUT]

1 2 cp db.local forward.wordpress.oke nano forward.wordpress.oke  

Ubah isinya menjadi seperti di bawah ini.

[INPUT]

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 ; ; BIND data file for local loopback interface ; $TTL    604800 @       IN      SOA     wordpress.oke. root.wordpress.oke. (                               2         ; Serial                          604800         ; Refresh                           86400         ; Retry                         2419200         ; Expire                          604800 )       ; Negative Cache TTL ;   @       IN      NS      ns1.wordpress.oke. @       IN      NS      ns2.wordpress.oke. @       IN      A       192.168.100.1 ns1     IN      A       192.168.100.1 ns2     IN      A       192.168.100.1 www     IN      CNAME   wordpress.oke.

Selanjutnya file konfigurasi *reverse.wordpress.oke*.

[INPUT]

1 2 cp db.127 reverse.wordpress.oke nano reverse.wordpress.oke  

Ubah menjadi seperti di bawah ini.

[INPUT]

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 ; ; BIND reverse data file for local loopback interface ; $TTL    604800 @       IN      SOA     wordpress.oke. root.wordpress.oke. (                               1         ; Serial                          604800         ; Refresh                           86400         ; Retry                         2419200         ; Expire                          604800 )       ; Negative Cache TTL ;           IN      NS      ns1.wordpress.oke.         IN      NS      ns2.wordpress.oke. ns1     IN      A       192.168.100.1 ns2     IN      A       192.168.100.1 @       IN      A       192.168.100.1 1       IN      PTR     wordpress.oke.

Restart service bind9, cek statusnya beserta file konfigurasi named.conf.

[INPUT]

1 2 3 systemctl restart bind9 systemctl status bind9 named-checkconf

Tambahkan nama domain dan IP address server pada file konfigurasi DNS resolver. File ini sebelumnya sudah diisi dengan IP address dari DNS server Google dan Cloudflare.

[INPUT]

1 nano /etc/resolv.conf

Isinya menjadi.

[INPUT]

1 2 3 4 search wordpress.oke nameserver 192.168.100.1 nameserver 8.8.8.8 nameserver 1.1.1.1  

Uji konfigurasi DNS server dengan menjalankan perintah *nslookup* atau *dig*.

Pengujian DNS server dengan nslookup dan dig

Dari gambar hasil pengujian DNS server di atas terlihat bahwa *wordpress.oke* berada di server dengan IP address 192.168.100.1.

*1. Install Apache dan Konfigurasi VirtualHost*

Agar nama domain bisa diakses melalui web browser, selain DNS server kita membutuhkan web server, di sini menggunakan Apache web server. Pembahasan Apache web server bisa dibaca di Cara Install Apache Web Server di Debian 9 Server.

Install Apache.

[INPUT]

1 apt install apache2 -y

Membuat VirtualHost untuk nama domain wordpress.oke.

[INPUT]

1 2 cd /etc/apache2/sites-available nano wordpress.oke.conf

Isinya.

[INPUT]

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12     ServerName wordpress.oke     ServerAlias www.wordpress.oke     DocumentRoot /var/www/wordpress.oke              Options Indexes FollowSymLinks MultiViews         AllowOverride All         Require all granted          ErrorLog /var/log/apache2/wordpress.oke.error.log     CustomLog /var/log/apache2/wordpress.oke.access.log combined   

Aktifkan VirtualHost, mod_rewrite, dan restart apache2.

[INPUT]

1 2 3 a2ensite wordpress.oke.conf a2enmod rewrite systemctl restart apache2

Kemudian buat direktori document root dan file test.html untuk pengujian.

[INPUT]

1 2 3 cd /var/www mkdir wordpress.oke nano wordpress.oke/test.html  

Isi file test.html.

[INPUT]

1 Ini adalah file test.html di domain wordpress.oke

*2. Pengujian di PC Client*

Selanjutnya melakukan pengujian akses nama domain di PC client. Konfigurasi jaringan di PC client:

· IP address: 192.168.100.2-254 · Netmask: 255.255.255.0 · Gateway: 192.168.100.1 · DNS: 192.168.100.1, 8.8.8.8, 1.1.1.1

Sebelumnya telah dibahas juga mengenai Cara Setting Jaringan di Debian 9 Server, di mana terdapat pembahasan mengenai konfigurasi Debian server sebagai internet gateway atau router dan DHCP server. Dengan konfigurasi tersebut PC client tidak harus lagi melakukan konfigurasi jaringan secara manual.

Pengujian di PC client Linux, jalankan perintah *nslookup* dan *dig* di terminal. Kalau hasilnya bukan IP address Debian server yaitu 192.168.100.1, coba ubah file konfigurasi */etc/resolv.conf* di PC client Linux.

[INPUT]

1 2 3 nameserver 192.168.100.1 nameserver 8.8.8.8 nameserver 1.1.1.1

Setelah itu browsing nama domain lengkap dengan nama file test.html http://wordpress.oke/test.html.

Pengujian DNS di PC client Linux

Pengujian di PC Windows sama saja, menjalankan perintah nslookup dan dig, kalau sudah betul hasilnya lanjut browsing nama domain.

Pengujian DNS di PC client Windows

Selamat mencoba 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published.