Cara Install FreeBSD di VPS UpCloud

Sistem operasi yang tersedia dan siap pakai di layanan VPS UpCloud hanya Windows Server, Ubuntu, Debian, CentOS, dan CoreOS. Sementara saya ingin mencoba menjalankan FreeBSD di UpCloud.

Ternyata jika ingin menggunakan selain sistem operasi tersebut, pengguna harus install secara manual. UpCloud menyediakan virtual CD untuk sistem operasi lainnya termasuk FreeBSD untuk install manual. Tetapi menurut saya, CD yang tersedia masih kurang pilihannya.

*0. Membuat VPS*

Persiapan pertama tentunya membuat VPS FreeBSD terlebih dahulu seperti yang sudah pernah dibahas sebelumnya di artikel Cara Membuat VPS di UpCloud. Tetapi kali ini ada perbedaan pada tahap pemilihan operating system, yaitu memilih *tab CDROM*.

Memilih operating system – tab CDROM

Lalu memilih *FreeBSD 12-0 RELEASE*.

CD FreeBSD 12.0

Setelah itu *Start*, dan buka *console connection*.

Console connection

*1. Install FreeBSD*

Setelah console terbuka, ditampilkan FreeBSD Installer seperti pada gambar di bawah ini. *Enter di Install*.

FreeBSD Installer di Console connection

*Keymap Selection*, *Continue with default keymap*, Enter.

*Set Hostame*, masukkan hostname, Enter.

Set Hostname

*Distribution Select*, Enter.

*Partitioning*, pilih *Auto (UFS)*, Enter.

Metode partisi

*Partition*, pilih *Entire Disk*, Enter. Tampil pertanyaan *This will erase the disk. Are you sure you want to proceed?*, jawab Yes.

*Partition Scheme*, pilih *MBR*, Enter.

Tipe partition table

*Partition Editor*, ditampilkan partisi disk yang sudah disusun secara otomatis. Pilih *Finish*, Enter. Tampil pertanyaan *Are you sure you want to commit your changes?*, jawab *Commit*.

Susunan partisi

Masukkan password untuk akun root.

*Network Configuration*, pilih *vtnet0*, Enter.

*Would you like to configure IPv4 for this interface?*, jawab *Yes*.

*Would you like to use DHCP to configure this interface?*, jawab *Yes*.

*Would you like to configure IPv6 for this interface?*, jawab *No* jika tidak ingin menggunakan IPv6 di interface vtnet0.

*Resolver Configuration*, pilih *OK*, Enter.

DNS client / resolver

*Time Zone Selector*, pilih *Asia*, *OK*, Enter.

*Countries in Asia*, pilih *Indonesia*.

*Indonesian Time Zones*, pilih zona waktu yang diinginkan.

*Time & Date*, Skip.

*System Configuration*, centang (spasi) di *ntpdate* yang akan digunakan untuk sinkronisasi waktu.

System Configuration

*System Hardening*, centang (spasi) di *disable_sendmail* karena tidak menggunakan Sendmail service.

System Hardening

*Add User Accounts*, jawab *Yes*, Enter.

Membuat user baru.

Membuat user baru

*Final Configuration*, Enter.

*Manual Configuration*, jawab *No*, Enter.

*Complete*, jawab *Reboot*, Enter.

*Shutdown* VPS dari dashboard UpCloud. Lalu di halaman *Overview* -> *Optionals*, ubah *Boot order* menjadi *storage*. Lalu *Start* kembali VPS.

Setting boot order VPS

Buka kembali *Console connection* untuk melihat apakah FreeBSD berhasil terinstall dan boot dengan baik.

FreeBSD berhasil boot dan login

*2. Remote SSH*

Uji remote SSH, di PC client Linux cukup menggunakan SSH client berbasis CLI. Kalau di Windows, pakai aplikasi SSH client PuTTY atau Xshell. User yang digunakan adalah user bukan root.

[INPUT]

1 ssh user-non-root@ip-server

Remote SSH ke VPS FreeBSD

Selamat mencoba 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published.