Cara Install Grafana untuk System Monitoring di Ubuntu 18.04

Grafana adalah perangkat lunak open source untuk analytics dan monitoring yang mendukung lebih dari 30 data source. Sebelumnya saya sudah memasang Prometheus di Ubuntu server dan akan divisualisasikan datanya di Grafana.

*0.Install Grafana*

Download GPG key dan tambah repository Grafana.

[INPUT]

1 2 wget -q -O – https://packages.grafana.com/gpg.key | apt-key add – add-apt-repository “deb https://packages.grafana.com/oss/deb stable main”

Install Grafana.

[INPUT]

1 apt install grafana -y

Aktifkan grafana-server.

[INPUT]

1 2 3 systemctl enable grafana-server systemctl start grafana-server systemctl status grafana-server

*1.Nonaktifkan Registrasi dan Akses Anonim*

Buka file konfigurasi Grafana.

[INPUT]

1 nano /etc/grafana/grafana.ini

Cari *allow_sign_up* di bawah *[users]*, hapus tanda *;* lalu isi nilainya menjadi *false*.

[INPUT]

1 2 3 4 5 … [users] # disable user signup / registration allow_sign_up = false …

Cari *enabled* di bawah *[auth.anonymous]*, hapus tanda *;* lalu isi nilainya menjadi *false*.

[INPUT]

1 2 3 4 5 … [auth.anonymous] # enable anonymous access enabled = false …

Restart grafana-server.

[INPUT]

1 2 systemctl restart grafana-server systemctl status grafana-server

*2.Update User dan Password*

Browse *http://SERVER-IP:3000*, login dengan user = admin dan password = admin. Setelah berhasil login, akan diminta untuk mengubah password admin.

Change password

*3.Menambahkan Data Source*

Sebelumnya di server ini telah diinstall Prometheus. Data dari Prometheus tersebut yang akan divisualisasikan atau ditampilkan di Grafana.

1. Klik *Add data source*. 2. Klik *Select* pada *Prometheus*. 3. URL masukkan *http://SERVER-IP:9090* (Prometheus server) 4. Klik *Save & Test*. 5. Jika sukses ditampilkan pesan *Data source is working*.

Grafana Home

Add data source

*4.Membuat Dashboard*

Selanjutnya membuat Dashboard sekaligus membuat satu panel untuk status server apakah *Up* atau *Down*.

1. Klik *menu + Create -> Dashboard*. 2. Klik *Choose Visualization*. 3. Klik *Singlestat* 4. Pada *Value Mappings*, tambahkan Set value mappings, *1 -> UP* dan *0 -> DOWN*. 5. Klik *Queries*, pada *Query* pilih data source Prometheus. 6. Pada *Metrics* masukkan *up{instance=”NODE-EXPORTER-IP:9100″,job=”node_exporter”}*. 7. Klik *General*, pada *Title* isi judul panel *Status*. 8. Klik *Save* 9. Masukkan *Dashboard name*, *Save*.

New Dashboard – New Panel

Panel editor – Query

Dashboard

*5.Tambah Panel*

Menambah panel baru untuk memantau sumber daya lainnya, misalkan untuk memantai pemakaian CPU.

1. Klik *Add Panel*. 2. Klik *Choose Visualization*. 3. Klik *Graph*. 4. Pada *Axes*, *Unit percent (0-100)*. 5. Pada *Legend*, *As Table = on*, *Current = on*. 6. Klik *Queries*, *Queury* pilih data source Prometheus. 7. Pada *Metrics*, masukkan *100 – (avg by (instance) (irate(node_cpu_seconds_total{instance=”NODE-EXPORTER-IP:9100″,job=”node_exporter”,mode=”idle”}[5m])) * 100)*. 8. Klik *General*, *Title* masukkan *CPU Used*. 9. Klik *Save*. 10. *ESC*.

Status Panel – CPU Used Panel

Tambahkan panel sesuai dengan kebutuhan system monitoring. Yang perlu diperhatikan adalah pemilihan visualisasi, metric, dan unitnya.

Selamat mencoba 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published.