Cara Membuat Virtual Machine dengan KVM di Ubuntu 20.04

*Kernel-based Virtual Machine (KVM)* adalah sebuah modul yang dibangun langsung ke dalam kernel Linux yang memungkinkan sistem operasi bertindak sebagai hypervisor (perangkat lunak untuk membuat virtual machine).

*1. Mengecek dukungan virtualisasi*

Sebelum melakukan instalasi KVM di Ubuntu, kita perlu mengecek terlebih dahulu apakah perangkat keras yang digunakan mendukung KVM. Persyaratan minimum untuk instalasi KVM adalah tersedianya ekstensi virtualisasi CPU seperti Intel-VT atau AMD-V.

Mengecek apakah CPU mendukung virtualisasi:

[INPUT]

1 2 3 egrep -c ‘(vmx|svm)’ /proc/cpuinfo   4

Jika hasilnya bukan 0 berarti perangkat keras mendukung virtualisasi. Tapi jika tidak, perangkat keras tidak mendukung virtualisasi atau fiturnya belum diaktifkan di BIOS.

Install *cpu-checker*:

[INPUT]

1 sudo apt install cpu-checker -y

Jalankan *kvm-ok* untuk mengecek apakah mendukung KVM:

[INPUT]

1 2 3 4 sudo kvm-ok   INFO: /dev/kvm exists KVM acceleration can be used

Hasilnya memperlihatkan bahwa perangkat keras mendukung KVM.

*2. Install KVM*

Install KVM, virt-manager, bridge-utils, dan dependensi lainnya:

[INPUT]

1 sudo apt install qemu qemu-kvm libvirt-daemon libvirt-clients bridge-utils virt-manager -y

Fungsi paket yang diinstall:

· qemu (quick emulator): aplikasi yang melakukan virtualisasi perangkat keras. · qemu-kvm: paket utama dari KVM. · libvirt-daemon: daemon virtualisasi. · bridge-utils: membuat bridge connection untuk jaringan. · virt-manager: aplikasi untuk manajemen virtual machine dengan antarmuka grafis.

Supaya bisa mengatur virtual machine tanpa akses root, masukkan user ke dalam group *libvirt-qemu*.

[INPUT]

1 2 sudo adduser $USER libvirt sudo adduser $USER libvirt-qemu

Konfigurasi qemu:

[INPUT]

1 sudo nano /etc/libvirt/qemu.conf

Ubah *user* dan *group* menjadi user yang digunakan:

[INPUT]

1 2 user = “musaamin” group = “musaamin”

Restart Ubuntu:

[INPUT]

1 sudo reboot

Memeriksa apakah virtualization daemon sudah berjalan:

[INPUT]

1 sudo systemctl status libvirtd

Memeriksa apakah modul KVM sudah diload:

[INPUT]

1 2 3 4 lsmod | grep -i kvm   kvm_intel             282624   kvm                   663552  1 kvm_intel

*3. Membuat Virtual Machine*

Jalankan aplikasi *Virtual Machine Manager*, lalu klik menu *File->New Virtual Machine*.

Pilih *Local install media (ISO image or CDROM)* untuk instalasi OS dari ISO atau CDROM.

Lalu *Forward*.

Create a new virtual machine

Klik *Browse…* untuk memilih ISO image.

Choose installation media

Akan terbuka window *Choose Storage Volume*. Klik tombol *+* untuk membuat *Create storage pool*.

Masukkan *Name* untuk nama storage pool-nya, *Type* untuk *dir:Filesystem Directory*, dan *Target Path* untuk lokasi folder penyimpanan file ISO.

Lalu *Finish*.

Create storage pool

Pilih *ISO* yang ingin digunakan.

Lalu klik *Choose Volume*.

Choose volume

Klik *Forward*.

Tampil pertanyaan seperti pada gambar di bawah ini, jawab *Yes*, dan centang *Don’t ask about these directories again*.

Search permissions

Masukkan jumlah memory dan CPU yang ingin digunakan.

Memory & CPU settings

Membuat storage untuk virtual machine, centang *Enable storage for this virtual machine*.

Klik *Create a disk image for the virtual machine* dan masukkan kapasitas penyimpanan storage. File image tersimpan di *default Storage Pool*, di dalam folder */var/lib/libvirt/images*.

Atau klik *Select or create custom storage*, lalu klik *Manage…* untuk membuat Storage Pool yang baru dan custom storage.

Storage

Setelah membuat Storage Pool untuk storage, buat volume baru.

Klik *Volumes +*.

Choose storage volume

Masukkan *Name*, dan *Max Capacity*.

Lalu *Finish*.

Create storage volume

Lalu *Choose Volume*.

Lalu *Forward*.

Lalu *Finish*.

Ready to begin the installation

Jika berhasil, virtual machine langsung dijalankan.

Virtual machine running

Klik tombol *i. Show virtual hardware details*, untuk menampilkan dan mengatur perangkat keras dari virtual machine.

Secara default, *virtual network* yang digunakan adalah *NAT*, virtual machine bisa terhubung ke internet, dan juga bisa terhubung dengan *Host OS*.

Virtual machine hardware

Selamat mencoba 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published.