Cara Install Hestia Control Panel di Debian 10

Hestia adalah perangkat lunak untuk hosting control panel yang merupakan forking dari VestaCP dan dikembangkan oleh komunitas open source. Hestia Control Panel bisa diakses melalui web atau command line interface, dirancang untuk administrator agar mudah dan cepat dalam deploy dan mengatur web, domain, email, DNS, dan database dari satu dashboard terpusat tanpa harus melakukan instalasi dan konfigurasi secara manual yang rumit.

*Fitur dan Layanan*

Fitur dan layanan yang tersedia di Hestia Control Panel:

· Apache2 and NGINX with PHP-FPM · Multiple PHP versions (5.6 – 7.4, 7.3 as default for optimal compatibility) · DNS Server (Bind) with clustering capabilities · POP/IMAP/SMTP mail services with Anti-Virus, Anti-Spam, and Webmail (ClamAV, SpamAssassin, and Roundcube) · MariaDB or PostgreSQL databases · Let’s Encrypt SSL support with wildcard certificates · Firewall with brute-force attack detection and IP lists (iptables, fail2ban, and ipset).

*Sistem operasi yang didukung*

Sistem operasi yang didukung oleh Hestia Control Panel:

· Debian 9, 10 · Ubuntu 16.04 LTS, 18.04 LTS, 20.04 LTS · *Catatan*: Hestia Control Panel harus diinstall di atas sistem operasi yang masih kosong, belum terinstall aplikasi server

*Install Hestia Control Panel*

Tutorial ini menggunakan:

· Sistem operasi Debian 10 · Domain getbox.xyz · Public IP 139.59.250.47

Login ke server melalui SSH.

[INPUT]

1 ssh root@139.59.250.47

Download installer Hestia Control Panel.

[INPUT]

1 wget https://raw.githubusercontent.com/hestiacp/hestiacp/release/install/hst-install.sh

Menampilkan help installer.

[INPUT]

1 bash hst-install.sh -h

Menjalankan installer dengan paket default.

[INPUT]

1 bash hst-install.sh

Ditampilkan paket yang akan diinstall, jawab ‘y’ untuk melanjutkan. Masukkan alamat email. Masukkan FQDN hostname.

Hestia installer

Hestia Control Panel sudah selesai terinstall. Catat URL, username, dan password loginnya. Lalu jawab ‘y’ untuk restart.

Hestia successfully installed

Akses URL login Hestia Control Panel.

Hestia dashboard

*Setting DNS*

Di sini kita akan menggunakan DNS dengan nama domain sendiri, misalnya domain getbox.xyz dengan nameserver ns1.getbox.xyz.

Login control panel penyedia domain, buat *Private Nameservers* atau *Child Nameservers*.

Masukkan nameserver, misal *ns1.getbox.xyz* dan *IP address server* 139.59.250.47.

Private nameservers

Lalu di Hestia Control Panel, di halaman *Users* klik *Packages*.

Edit *default* package. Pada *DNS Template*, ubah menjadi *child-ns*, lalu Save.

Package – DNS Template

*Menambah Web*

Untuk menambah web atau menghosting domain di Hestia, klik *WEB*, lalu *Add New Domain*.

Masukkan *Domain*, *IP Address*.

Centang *Create DNS Zone*, untuk membuat DNS Zone atau DNS records.

Klik *Advanced Options*.

Centang *Enable SSL for this domain* dan *Use Lets Encrypt to obtain SSL certificate* untuk memasang SSL dari Let’s Encrypt.

Terakhir klik *Save*.

Add web

Cek di *WEB* dan *DNS* untuk melihat domain yang sudah ditambahkan.

Akses domain untuk menguji apakah domain yang sudah ditambahkan sudah online.

Website hosted on Hestia

Selamat mencoba 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published.